Learning Technology

E-learning merupakan singkatan dari Elektronic Learning, merupakan cara baru dalam proses belajar mengajar yang menggunakan media elektronik khususnya internet sebagai sistem pembelajarannya.

E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Praktek e-learning memerlukan bantuan teknologi. Maka dari itu, teknologi pembelajaran terus berkembang. Namun pada prinsipnya teknologi tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu: Technology based learning dan Technology based web-learning.  Technology based learning ini pada prinsipnya terdiri dari Audio Information Technologies (radio, audio tape, voice mail telephone) dan Video Information Technologies (video tape, video text, video messaging). Sedangkan technology based web-learning pada dasarnya adalah Data Information Technologies (bulletin board, Internet, e-mail, tele-collaboration). Dalam pelaksanaan pembelajaran sehari-hari, yang sering dijumpai adalah kombinasi dari teknologi yang dituliskan di atas (audio/data, video/data, audio/video). Teknologi  ini juga sering di pakai pada pendidikan jarak jauh (distance education), dimasudkan agar komunikasi antara murid dan guru bisa terjadi dengan keunggulan teknologi e-learning ini.

Di antara banyak fasilitas internet, menurut Onno W. Purbo (1997), “ada lima aplikasi standar internet yang dapat digunakan untuk keperluan pendidikan, yaitu e- mail, Mailing List (milis), News group, File Transfer Protocol (FTC), dan World Wide Web (WWW)”.

Sedangkan Rosenberg (2001) mengkatagorikan tiga kriteria dasar yang ada dalam e-learning. Pertama, e-learning bersifat jaringan, yang membuatnya mampu memperbaiki secara cepat, menyimpan atau memunculkan kembali, mendistribusikan, dan sharing pembelajaran dan informasi. Kedua, e-learning dikirimkan kepada pengguna melalui komputer dengan menggunakan standar teknologi internet. Ketiga, e-learning terfokus pada pandangan pembelajaran yang paling luas, solusi pembelajaran yang menggungguli paradikma tradisional dalam pelatihan.

Ada beberapa alternatif paradigma pendidikan melalui internet ini yang salah satunya adalah system “dot.com educational system” (Kardiawarman, 2000). Paradigma ini dapat mengitegrasikan beberapa system seperti, Pertama, paradigma virtual teacher resources, yang dapat mengatasi terbatasnya jumlah guru yang berkualitas, sehingga siswa tidak haus secara intensif memerlukan dukungan guru, karena peranan guru maya (virtual teacher) dan sebagian besar diambil alih oleh system belajar tersebut. Kedua, virtual school system, yang dapat membuka peluang menyelenggarakan pendidikan dasar, menengah dan tinggi yang tidak memerlukan ruang dan waktu. Keunggulan paradigma ini daya tampung siswa tak terbatas. Siswa dapat melakukan kegiatan belajar kapan saja, dimana saja, dan darimana saja. Ketiga, paradigma cyber educational resources system, atau dot com leraning resources system. Merupakan pedukung kedua paradigma di atas, dalam membantu akses terhadap artikel atau jurnal elektronik yang tersedia secara bebas dan gratis dalam internet.

Kelebihan dan Kekurangan E-Learning Petunjuk tentang manfaat penggunaan internet, khususnya dalam pendidikan terbuka dan jarak jauh (Elangoan, 1999; Soekartawi, 2002; Mulvihil, 1997; Utarini, 1997), antara lain. Pertama, Tersedianya fasilitas e-moderating di mana guru dan siswa dapat berkomunikasi secara mudah melalui fasilitas internet secara regular atau kapan saja kegiatan berkomunikasi itu dilakukan dengan tanpa dibatasi oleh jarak, tempat dan waktu. Kedua, Guru dan siswa dapat menggunakan bahan ajar atau petunjuk belajar yang terstruktur dan terjadual melalui internet, sehingga keduanya bisa saling menilai sampai berapa jauh bahan ajar dipelajari. Ketiga, Siswa dapat belajar atau me-review bahan ajar setiap saat dan di mana saja kalau diperlukan mengingat bahan ajar tersimpan di komputer. Keempat, Bila siswa memerlukan tambahan informasi yang berkaitan dengan bahan yang dipelajarinya, ia dapat melakukan akses di internet secara lebih mudah. Kelima, Baik guru maupun siswa dapat melakukan diskusi melalui internet yang dapat diikuti dengan jumlah peserta yang banyak, sehingga menambah ilmu pengetahuan dan wawasan yang lebih luas. Keenam, Berubahnya peran siswa dari yang biasanya pasif menjadi aktif. Ketujuh, Relatif lebih efisien. Misalnya bagi mereka yang tinggal jauh dari perguruan tinggi atau sekolah konvensional.

Walaupun demikian pemanfaatan internet untuk pembelajaran atau e-learning juga tidak terlepas dari berbagai kekurangan. Berbagai kritik (Bullen, 2001, Beam, 1997), antara lain. Pertama, Kurangnya interaksi antara guru dan siswa atau bahkan antar siswa itu sendiri. Kurangnya interaksi ini bisa memperlambat terbentuknya values dalam proses belajar dan mengajar. Kedua, Kecenderungan mengabaikan aspek akademik atau aspek sosial dan sebaliknya mendorong tumbuhnya aspek bisnis/komersial. Ketiga, Proses belajar dan mengajarnya cenderung ke arah pelatihan daripada pendidikan. Keempat, Berubahnya peran guru dari yang semula menguasai teknik pembelajaran konvensional, kini juga dituntut mengetahui teknik pembelajaran yang menggunakan ICT. Kelima, Siswa yang tidak mempunyai motivasi belajar yang tinggi cenderung gagal. Keenam, Tidak semua tempat tersedia fasilitas internet. Ketujuh, Kurangnya tenaga yang mengetahui dan memiliki ketrampilan internet. Kedelapan, Kurangnya penguasaan bahasa computer.

Learning 2.0

Learning 2.0 merupakan sebuah pendekatan sistem e-learning yang dipengaruhi oleh perkembangan teknologi web 2.0 (Wikipedia), banyak orang menyebut Learning 2.0 sebagai e-Learning 2.0. Hal itu dikarenakan metode pembelajarannya berbasis elektronik atau dapat disebut sebagai e-Learning. E-Learning itu sendiri adalah sistem pendidikan yang menggunakan aplikasi elektronik untuk mendukung belajar mengajar dengan media Internet, jaringan komputer,maupun komputer standalone. Sehingga, dappat disimpulkan bahwa e-learning 2.0 merupakan e-learning yang lebih mengakomodir sifat narsistik, mobile-isme dan sensitifitas para penggunanya. Dengan e-Learning, kita sebagai siswa bisa melakukan proses belajar mengajar tanpa harus beratatp muka secara langsung dengan guru/pengajar.
Telah dikatakan sebelumnya bahwa e-learning 2.0 terinpirasi dari web 2.0, hal itu dikarenakan web 2.0 lebih interaktif. Secara teknis, web 2.0 adalah suatu pengklasifikasian wajah baru dari suatu web , dimana kita dapat melakukan suatu pertukaran informasi melalui web. Maksudnya, siapapun yang dapat terhubung dengan web, mereka mampu mengirim atau menerima ataupun membagi berbagai konten seperti teks, grafis, video, dan lain sebagainya di web. Yang termasuk web 2.0 antara lain, Wikipedia, blog, photo sharing (flickr), video sharing (YouTube), presentation sharing (Slideshare.net), Social networking (facebook, twitter), dan lain sebagainya. Dengan alasan tersebut, maka konsep e-learning 2.0 pun dibuat. Sehingga, proses pembelajaran dapat menjadi lebih interaktif meskipun hanya melalui dunia maya, atau dapat dikatakan guru dengan murid tidak bertemu secara langsung.
E-learning 2.0 memberikan fasilitas interaksi antara pengajar dan siswa dengan menggunakan teknologi PLE (Personal Learning Enviroment). E-learning 2.0 memanfaatkan web 2.0 seperti web blog, wikipidea, podcast atau social networking. Dengan menggunakan teknologi PLE para siswa bisa menjadi guru mereka sendiri, siswa bisa menentukan sendiri kemana arah pembelajarannya. Dengan menggunakan web 2.0 siswa dan pengajar jadi lebih berinteraksi dan tidak terpaku hanya membaca modul lalu mengerjakan tugas yg sudah di sediakan. Maka dapat disimpulkan bahwa e-learning 2.0 memiliki penekanan pada pembelajaran yang bersifat sosial dan penggunaan perangkat lunak sosial (social networking) seperti blog, wiki, podcast dan Second Life. Proses pembelajaran seperti ini disebut sebagai Long Tail learning.

Resume Beberapa Jejaringan Sosial

1.Plurk adalah layanan jejaring sosial dan mikroblog gratis yang mengizinkan pengguna mengirim pembaruan (dikenal sebagai suatu plurk) melalui antarmuka web, pesan singkat, atau cara lain, dengan panjang maksimum 140 karakter. Pembaruan ini akan ditampilkan pada halaman web pengguna menggunakan garis waktu yang menampilkan semua pembaruan yang diterima dengan urutan kronologis, dan selanjutnya disampaikan ke pengguna lain yang masuk. Pengguna dapat menanggapi pembaruan pengguna lain dari garis waktu mereka melalui situs web Plurk.com, pengirim pesan instan, atau pesan singkat.

Berikut Cara mendaftar plurk :

  • · Buka http://www.plurk.com pada browser yang anda sukai
  • · Klik tampilan Sign up for free
  • · Kemudian isi Nickname, First Name,Last Name,Email, Password,Gender, Date Of Birth,
  • · Kemudian klik Sign Up Plurk

 

2. Koprol, atau sekarang yang dikenal dengan Yahoo! Koprol, merupakan jejaring sosial berdasarkan lokasi yang ditujukan untuk kota-kota diIndonesia. Koprol memberitahu lokasi sesama pengguna Koprol serta menghubungkan sesama penggunanya yang berada ditempat yang sama. Jejaring sosial ini menggunakan metode berbasis lokasi.Untuk masuk ke web ini bisa mengetik www.koprol.com

 

3.INDOFACE, merupakan situs jejaring social yang dibuat oleh dan untuk orang Indonesia, Situs ini memberikan hadiah-hadiah atas aktivitas yang dilakukan oleh membernya. Untuk kegiatan yang dilakukan di situs tersebut (diberikan Poin). Kalau dilihat dari konsepnya mungkin karena situs ini merupakan situs baru dan membernya baru sekitas 2200 orang, terkesan masih tidak terlalu ramai, apalagi jika dibandingkan dengan facebook, baik member maupun fasilitas terlihat tertinggal, tetapi menurut pembuatnya, Fajar P Muhammad, indoface akan terus diupgrade, dan akan diusahakan mempunya videochat sendiri sehingga lebih memudahkan penggunanya untuk berkomunikasi tidak hanya dengan mengetik namun juga dapat melalui suara maupun video, namun pada saat ini baru tersedia versi beta yang sudah dapat dicoba oleh pengguna.

Untuk masuk ke web ini bisa mengklik www.indoface.com

Terkadang Indah

Malam semakin larut, aku belum beranjak dari kursi teras kamarku. Aku masih ingin melihat bulan dan bintang di atas sana. Disini memang tempat yang sangat tepat untuk melihat keindahan malam hari. Aku berpikir, apakah aku akan mampu melewati semua ini? Aku membutuhkan kasih sayang itu. Sering kali aku iri kepada teman-temanku yang telah mendapatkan apa yang mereka inginkan. Sedangkan aku? Aku sendiri tak tahu apa yang aku cari. Kini, orang-orang yang aku sayangi satu persatu pergi dari hidupku. Ayah dan Bunda entah dimana, aku hanya hidup bersama Oom dan Tanteku yang lebih mementingkan kepentingan mereka. Dan sesorang yang ku kira akan ada untukku selamanya,ternyata….sejak ia pindah ke sekolah di Jakarta,ada orang lain yang dapat lebih membuatnya jatuh hati dan dapat selalu ada untuknya di sana, bukan lagi aku.

Huffh……Aku menghelakan nafas panjang. Angin malam yang dingin menusuk ke dalam tulangku. Lelah rasanya membayangkan hidupku ini. Ku putuskan untuk masuk ke kamar dan segera tidur. Sebelum mata ini tertutup, ku berdoa semoga esok ku dapatkan kebahagiaan.
Hari pertama aku masuk kuliah,setelah melewati ospek yang melelahkan. Aku masuki ruang kelasku dan duduk di salah satu bangku sebelah bangku sahabatku yang selalu bersama denganku sejak SMP. Dilla namanya.
“Hai,Dilla…Apa kabar? Baik kan??” Sapaku.
“Ya…beginilah…Kayaknya sih baik-baik aja..”
Satu jam..Dua jam…..Dan waktu terus berlalu. Entah terasa sangat singkat…. Dan kuliahpun berakhir. Aku beranjak menuju parkiran mendahului Dilla. Sesaat sebelum aku menaiki motor kesayanganku, seseorang mendatangiku.
“Hai? Kamu Nia kan?” Sapanya.
“I..i..iya…kamu…?Siapa ya?” Tanyaku kaget bercampur heran.
“O..o…oh..i..i..ya..Aku tau kamu….darii..??Dilla..Ya..Dari Dilla.Dia ngasih tau ke aku kalo kamu namanya Nia.” Jawabnya.
“Oooh…kita sekelas?”
“Iya…Oia,namaku Damar. Ummm….Kamu udah mau pulang ya?”Tanyanya sambil menjabat tanganku.
“Eh,iya..aku udah mau pulang.”
“Ooh…hati-hati ya?”
“Ya…aku duluan ya?” Kataku sambil menaiki motor kesayangku.
“Sampai ketemu besok”

Itulah awal perkenalanku dengan Damar. Dan sampai saat ini,aku, Damar dan Dilla selalu pergi bareng. Entah mengapa hatiku sangat senang. Masalah-masalahku semuanya sementara dapat kulupa. Aku dapat mengembangkan senyumku lagi saat itu. Berada di antara sahabat-sahabatku buatku bahagia. Dilla pun merasakan perubahan yang terjadi padaku itu. “masa’ sih? Ya syukur deh kalo gitu.” Hanya itu yang dapat ku katakan saat Dilla menanyakan padaku tentang perubahan sikapku yang sudah mulai dapat pulih kembali dan dapat kembali ceria.Malam hari setelah ku selesai mengerjakn tugas, aku kembali menatap langit seperti biasa. Namun kali ini,semua itu terlihat indah dan sangaaat indah. Aku bersyukur pada Tuhan atas apa yang telah Dia berikan padaku.

Suatu hari, aku berangkat ke kampus dengan perasaan tak karuan. Firasat tak enak menghujam jantungku,hatiku serasa ditusuk dan rasanya sakiiit sekali. Aku mendatangi Dilla dan memeluknya erat-erat. Aku sungguh tak bisa menahan perasaan ini,yang aku sendiri tak tahu kenapa dan ada apa? Pelukanku semakin kencang dan tiba-tiba aku menagis sekencang-kencangnya dipelukan Dilla. Aku tak peduli teman-teman yang memperhatikan aku. Aku merasa lelah dan sangat lelah. Dan tak kuduga,aku jatuh pingsan. Akupun tak tahu lagi apa yang terjadi setelah itu. Saat ku buka mataku,aku menemui diriku tertidur di kasur ruang kesehatan kampus dan di sebelahku,duduk Damar dan dia tersenyum padaku sambil memegang tanganku.
“Dilla mana,Mar?” Tanyaku.
“Tadi katanya mau beli makanan buat kamu. Kamu sendiri kenapa pingsan? Perasaan kamu ngga pernah pingsan dan kamu ngga pernah cerita apapun tentang ini?” Ujarnya dengan wajah khawatir. Tapi aku hanya dapat menggeleng,karena akupun tak tahu apa yang terjadi. aku terdiam dan hanya dapat menatap wajah Damar. Entah mengapa, saat aku bersamanya aku merasa seperti menemukan sesuatu yang hilang.Aku bisa tertawa selepas-lepasnya,aku bisa ngomong sebebas-bebasnya,dan aku bisa cerita banyak dengannya. Aku bahgia,tenang dan nyaman di dekatnya. “Oh,Tuhan….apakah aku menyayanginya?Kenapa jantungku berdegup kencang?” Batinku.

Dengan sangat terpaksa,aku harus meminjam catatan Dilla. Malam ini,damar datang ke rumahku untuk mengantarkan buku catatan yang Dilla titipkan padanya untuk ku pinjam. Saat aku menyalin catatan itu, Damar bercerita padaku dengan wajah berbinar. “Nia,kamu tau ngga? Tadi pagi aku ketemu Rita, kamu belum ku kasih tahu kan??Aku kan udah lama ini suka sama dia. Tadi tuh moment yang tepat banget buat aku nyatain persaanku ke dia. Ya,ku tembak aja dia. Aku ngga nyangka,dia mau terima aku. Tapi kenapa aku ragu ya sama jawaban dia. Aku takut dia terima aku karena kasian doank.”
“Tuhan…Kenapa ini?Kenapa dadaku terasa sesak?Tuhan..Kuatkan aku…!Tuhan aku mohon jangan sekarang…Tuhan..tolong aku….”Batinku,sambil memegangi dadaku yang semakin lama terasa sesak dan sakit. Tertiba semua gelap.

Entah berapa lama aku pingsan.Saat kubuka mata, aku telah ada di dalam kamarku bersama Damar. Dia duduk di kursi sebelah tempat tidurku,sambil menggenggem telapak tanganku. Ku lihat jam di dinding,sudah jam 11 malam rupanya.
“Damar…Kamu pulang aja,udah malem banget. Ntar kamu dimarahin ortumu,gimana? Aku juga rasanya capek banget.” Ujarku ketus padanya.
“Aku udah bilang ortu kalo aku lagi di rumahmu dan lagi nungguin kamu. ya udah lah, aku pulang dulu. kamu udah ngga papa kan?”
“Aku ngga papa kok,Mar. Ada Bunda yang jagain aku.Kasian kamu,aku cuma kayak gini aja kok.”
“Ya udah,aku pulang. Met malem…Met istirahat…mimpi indah ya?” Ujarnya,lalu mencium keningku.

Setelah Damar keluar dari kamarku,aku melihat dari jendela kamarku ke arah gerbang depan, ku lihat Damar bergegas pulang dengan motornya. Ku kembali ke tempat tidur dan ku ambil buku diary kesayanganku di meja sebelah tempat tidurku.
“Dear diaryku….
Entah kenapa kini aku merasa diriku semakin lemah setelah aku mulai kembali tegar. Aku ngga pernah rasain hal ini sebelumnya. Tapi kenapa?? Dalam waktu yang singkat ini aku mengenal dia. Apa sekarang ini aku menyayanginya?Mencintainya? Kenapa aku mesti sakit dan terjatuh ketika aku bisa bangkit lagi? Andai dia tahu….aku dapat tersenyum dan tertawa lepas lagi karena dia. Andai dia tahu… Sejak pertama bertemu dan perkenalan itu….aku merasa telah mengenalnya,jauuuh sebelum kita berkenalan. Entah siapa dia…Diary… Aku sakit…Aku semakin lemah dan rapuh,setelah aku merasa ada yang hilang di hatiku…. Damar…. Ya…dia Damar.Kenapa Dmar menyayangi orang lain?ku mencoba melupakan rasa itu… Namun hatiku kosong dan sakiit….
Bulan dan Bintang di langit…
Apakah kalian dapat mendengar hatiku?
Apakah kalian dapat melihat kepedihan dihatiku ini?
Ku ingin terbang ke sana…
Menemani kalian menerangi gelapnya malam dingin dan sepi
Sesepi hatiku kini….
Ku ingin ke sana bersama keindahan dan kebahagiaan
_Nia_”
Kututup buku diaryku,ku helakan nafas panjang-panjang dan mencoba menutup mata. Aku berharap, aku tak ingin membuka mataku lagi esok hari dan melihat apa yang akan terjadi esok. Aku lelah…. lelah sekali rasanya…………